Buku ini mengangkat persoalan wilayah perbatasan yang selama ini berada di pinggiran perhatian dalam pembangunan nasional. Pada bagian awal, disajikan gambaran mengenai kondisi struktural wilayah perbatasan, termasuk berbagai keterbatasan infrastruktur, layanan publik, serta bentuk dukungan pemerintah yang diperlukan untuk mendorong kemajuan dan pemerataan pembangunan di kawasan tersebut.
Selanjutnya, pembahasan difokuskan pada ketimpangan dan keterpencilan yang masih menjadi realitas keseharian masyarakat perbatasan. Ketimpangan ini memperlihatkan kesenjangan kualitas hidup yang cukup mencolok dibandingkan wilayah lain. Dalam bagian berikutnya, suara dan harapan masyarakat diangkat sebagai bentuk panggilan akan keadilan pembangunan. Aspirasi untuk hidup layak dan sejajar menjadi cermin dari pentingnya perhatian serius terhadap wilayah terluar.
Pembahasan kemudian diarahkan pada upaya strategis dalam membangun kawasan perbatasan agar tidak lagi tertinggal. Pendekatan pembangunan diarahkan untuk menciptakan wilayah yang berdaya saing dan sejahtera. Di bagian penutup, dijelaskan dampak sosial budaya yang terjadi akibat posisi geografis perbatasan, termasuk pengaruh budaya luar dan dinamika hubungan sosial masyarakat lintas batas. Buku ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa keadilan pembangunan bukan sekadar tujuan, melainkan hak seluruh warga negara, termasuk mereka yang hidup di wilayah paling ujung negeri.
| Detail Buku | |
| ISBN | |
| Penulis Buku | Dr. Lidia Djuhardi, S.Ds., M.Ikom |
| Editor | Tita Yunia Zalni, S.Pd., M.Pd |
| Penyunting | Tita Yunia Zalni, S.Pd., M.Pd |
| Desain Sampul & Tata Letak | Septia Fakhira Risti, S.Ds |
| Penerbit | CV. PENERBIT BUKU INDONESIA |
| Kategori | Ekonomi Pembangunan |
| Tahun Terbit | 2025 |







Ulasan
Belum ada ulasan.