Buku ini mengajak pembaca memahami bagaimana rasa takut tertinggal yang dikenal dengan istilah FOMO (Fear of Missing Out) menjadi kekuatan besar dalam mendorong seseorang untuk hadir di berbagai acara atau mengikuti tren tertentu. Mulai dari pengaruh media sosial, testimoni orang lain, hadiah menarik, hingga promosi waktu terbatas, FOMO terbukti memainkan peran penting dalam memengaruhi keputusan dan keterlibatan banyak orang. Bahkan, kehadiran selebritas atau influencer dalam suatu kegiatan bisa memperkuat rasa tidak mau ketinggalan yang dirasakan masyarakat.
Tidak hanya membahas sisi serunya, buku ini juga menyentuh sisi emosional yang sering terjadi akibat FOMO. Tekanan sosial, dorongan untuk selalu produktif, serta kecemasan karena membandingkan diri dengan orang lain menjadi bagian dari kenyataan yang dialami oleh banyak orang, terutama generasi muda. Penulis juga menggambarkan bagaimana FOMO bisa muncul dalam berbagai aspek kehidupan mulai dari karier, gaya hidup, hingga saat bepergian dan bagaimana hal ini memengaruhi cara seseorang menjalani hari-harinya.
Dengan gaya penyampaian yang ringan dan mudah dipahami, buku ini memberikan wawasan sekaligus solusi agar pembaca bisa lebih bijak dalam menyikapi fenomena ini. Disajikan melalui berbagai contoh yang akrab dalam kehidupan sehari-hari, pembaca diajak untuk mengenali tanda-tanda FOMO dalam diri sendiri, sekaligus belajar bagaimana menemukan keseimbangan antara mengikuti tren dan menjaga ketenangan batin. Buku ini cocok untuk siapa saja yang ingin memahami realitas sosial masa kini tanpa kehilangan arah dalam menjalani hidup.
| Detail Buku | |
| ISBN | 978-634-7257-92-5 |
| Penulis Buku |
|
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | UmiyatulAzzahra, S.Si |
| Desain Sampul & Tata Letak | Septia Fakhira Risti, S.Ds |
| Penerbit | CV. PENERBIT BUKU INDONESIA |
| Kategori | Sosial dan Politik |
| Tahun Terbit | 2025 |






Ulasan
Belum ada ulasan.