Buku ini mengangkat pentingnya pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga menyentuh kesadaran diri, empati, dan nilai kemanusiaan dalam keberagaman. Di tengah kompleksitas dunia pendidikan, proses belajar sering kali masih terjebak pada pendekatan dangkal yang mengabaikan makna serta pengalaman hidup peserta didik. Melalui pendekatan deep learning, pembelajaran diarahkan untuk menghubungkan pengetahuan dengan realitas sosial secara reflektif, sehingga mampu membentuk individu yang cerdas sekaligus peka terhadap lingkungan sosialnya.
Sejalan dengan gagasan tersebut, pembahasan dilengkapi dengan konsep, prinsip, dan strategi pembelajaran yang menekankan keterpaduan antara kognisi, afeksi, dan tindakan nyata. Pembelajaran multikultural diposisikan sebagai sarana untuk menumbuhkan kesadaran identitas, memahami perspektif orang lain, serta membangun sikap inklusif dan adil. Peran guru sebagai fasilitator ditonjolkan melalui penciptaan ruang dialog, refleksi, dan pengalaman belajar, didukung oleh praktik seperti pembelajaran reflektif, dialog lintas budaya, dan proyek kolaboratif.
Pendidikan ditegaskan sebagai kekuatan strategis dalam membangun masyarakat yang damai dan berkeadilan. Proses belajar tidak hanya diarahkan pada penguasaan konsep, tetapi juga pada pembentukan sikap dan tindakan yang berlandaskan nilai kemanusiaan. Integrasi nilai multikultural mendorong lahirnya individu yang kritis, empatik, dan bertanggung jawab secara sosial, dengan ruang kelas sebagai tempat tumbuhnya kesadaran kolektif dan perubahan nyata dalam kehidupan.
| Detail Buku | |
| ISBN | |
| Penulis Buku | 1. Muhammad Shofi Mubarok, S.Ag., M.Pd.
2. Anwar Ardani, M.Pd. 3. Dr. Ahmad Rifai Zen 4. Dr. Sri Wartulas |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Aulia Septia Pitri, S.T. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Bunga Elza Ulandari, S. Psi |
| Penerbit | CV. PENERBIT BUKU INDONESIA |
| Kategori | Pendidikan Multikultural |
| Ukuran | A5 |
| Tahun Terbit | 2026 |







Ulasan
Belum ada ulasan.