Ketersediaan pakan merupakan tantangan utama dalam pengembangan peternakan di daerah semi-arid. Kondisi lingkungan yang ditandai dengan curah hujan rendah, distribusi air yang tidak merata, serta musim kemarau yang panjang menyebabkan produksi hijauan tidak stabil sepanjang tahun. Pada musim hujan pakan tersedia dalam jumlah cukup, namun pada musim kemarau ketersediaannya menurun drastis, sehingga berdampak pada produktivitas ternak, baik dari segi pertumbuhan, reproduksi, maupun hasil produksi.
Buku ini membahas kondisi wilayah semi-arid serta sistem produksi ternak ruminansia yang masih bergantung pada hijauan alami. Selain itu, diuraikan berbagai sumber daya pakan lokal yang dapat dimanfaatkan, seperti hijauan, rumput, leguminosa, serta potensi limbah pertanian dan agroindustri yang belum dimanfaatkan secara optimal. Berbagai upaya peningkatan ketersediaan pakan juga dibahas, termasuk pengembangan tanaman pakan yang tahan kekeringan, penerapan teknologi konservasi seperti hay, silase, dan amoniasi, serta pengolahan pakan melalui fermentasi untuk meningkatkan kualitas nutrisi.
Pengelolaan pakan yang tepat menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan pakan sepanjang tahun, melalui pengaturan penggembalaan, penyediaan cadangan pakan, dan pemanfaatan sumber daya lokal secara efisien. Buku ini memberikan gambaran mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam penyediaan pakan, sehingga dapat mendukung pengembangan sistem peternakan yang lebih efisien di daerah semi-arid.
| Detail Buku | |
| ISBN | |
| Penulis Buku | Dr. Ir. Emma Dyelim Wie Lawa, M.P. |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Aulia Septia Pitri, S.T |
| Desain Sampul & Tata Letak | Bunga Elza Ulandari, S. Psi |
| Penerbit | CV. PENERBIT BUKU INDONESIA |
| Kategori | Ilmu Peternakan |
| Ukuran | A5 |
| Tahun Terbit | 2026 |







Ulasan
Belum ada ulasan.