, , , , , ,

AKUAKULTUR BERBASIS RISIKO Inovasi Pengelolaan Kualitas Air dan Ekotoksikologi untuk Budidaya Laut Berkelanjutan

Rp125.000

- +

Buku AKUAKULTUR BERBASIS RISIKO: Inovasi Pengelolaan Kualitas Air dan Ekotoksikologi untuk Budidaya Laut Berkelanjutan membahas pengelolaan budidaya laut dengan menempatkan kualitas lingkungan dan risiko ekotoksikologi sebagai bagian utama dalam perencanaan dan pengambilan keputusan. Pembahasan diawali dengan peran budidaya laut bagi pembangunan pulau-pulau kecil, ekonomi biru, dan ketahanan pangan, serta karakteristik perairan pulau kecil yang mempunyai ruang terbatas, hubungan erat antara daratan, pesisir, dan laut, serta kondisi hidrodinamika yang dapat memengaruhi penyebaran bahan pencemar. Buku ini kemudian membahas berbagai parameter kualitas air, mulai dari suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut, nutrien, bahan organik, hingga sedimen dan interaksi antarparameter. Perubahan kualitas lingkungan akibat aktivitas manusia juga dibahas melalui sumber pencemar dari permukiman, pertanian, transportasi laut, perikanan, industri, pertambangan, sampah plastik, dan berbagai kontaminan yang mulai mendapat perhatian dalam pengelolaan perairan.
Pembahasan selanjutnya mengarah pada bagaimana kontaminan masuk, berpindah, dan terakumulasi pada organisme akuakultur. Logam berat, pestisida, hidrokarbon, mikroplastik, nanoplastik, residu farmasi, produk perawatan pribadi, serta senyawa pengganggu sistem endokrin dibahas berdasarkan sumber, jalur paparan, dan keberadaannya dalam lingkungan budidaya. Konsep bioavailabilitas, bioakumulasi, dan biomagnifikasi digunakan untuk menjelaskan hubungan antara kontaminan di air dan sedimen dengan paparan pada organisme serta implikasinya terhadap kesehatan biota dan keamanan pangan. Respons ekotoksikologi kemudian dibahas melalui stres oksidatif, gangguan metabolisme, pertumbuhan dan reproduksi, sistem imun, kerusakan sel dan jaringan, hingga kerusakan DNA. Pendekatan biomarker digunakan untuk membantu membaca tingkat paparan dan perubahan biologis, yang selanjutnya menjadi dasar dalam penerapan Environmental Risk Assessment (ERA) melalui identifikasi bahaya, sumber dan jalur paparan, penilaian konsentrasi-respons, Predicted Environmental Concentration (PEC), Predicted No-Effect Concentration (PNEC), dan Risk Quotient (RQ).
Bagian akhir buku mengembangkan konsep pengelolaan akuakultur yang menggunakan informasi lingkungan sebagai dasar penentuan daya dukung, kapasitas produksi, lokasi budidaya, kepadatan, serta tindakan mitigasi. Konsep Dynamic Carrying Capacity, pemantauan berbasis risiko, biomonitoring, sensor kualitas air, Early Warning System, penginderaan jauh, GIS, pemodelan hidrodinamika dan kualitas air, hingga teknologi prediktif dibahas sebagai bagian dari pengelolaan budidaya yang lebih adaptif. Pendekatan tersebut kemudian dihubungkan dengan Risk-Based Zoning, pengelolaan adaptif, ekonomi biru, keamanan produk, efisiensi sumber daya, pengurangan limbah, dan pengembangan Blue Food yang aman serta berkelanjutan. Buku ini juga mengarahkan pembahasan pada agenda penelitian masa depan, termasuk pemantauan lingkungan jangka panjang, kontaminan baru, mikroplastik dan nanoplastik, multiple stressors, biomarker generasi berikutnya, omics, teknologi digital, real-time monitoring, Digital Twin, standardisasi data, hingga pendekatan One Health. Keseluruhan materi memberikan kerangka untuk memahami bahwa keberhasilan budidaya laut bukan hanya ditentukan oleh hasil produksi, tetapi juga oleh kemampuan membaca kondisi lingkungan, mengenali risiko sejak awal, menyesuaikan kegiatan budidaya dengan daya dukung perairan, dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang terus diperbarui.

                                                        Detail Buku
ISBN
Penulis Buku
  1. Endang Jamal, Ph.D.
  2. Sophia N. M. Fendjalang, S.Pi., M.Si.
Editor Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed
Penyunting UmiyatulAzzahra, S.Si
Desain Sampul & Tata Letak Bunga Elza Ulandari, S. Psi
Penerbit CV. PENERBIT BUKU INDONESIA
Kategori   Ilmu Kelautan
Ukuran  A5
Halaman 281
Tahun Terbit 2026

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “AKUAKULTUR BERBASIS RISIKO Inovasi Pengelolaan Kualitas Air dan Ekotoksikologi untuk Budidaya Laut Berkelanjutan”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alamat

Statistik

Flag Counter
Keranjang Belanja
Scroll to Top