Pondok pesantren memiliki kedudukan penting dalam pendidikan Islam dengan tradisi keilmuan, nilai-nilai keislaman, dan kearifan yang telah berkembang dari generasi ke generasi. Perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi pesantren untuk memperkuat pengelolaan kelembagaan. Kondisi tersebut menuntut adanya kemampuan untuk melakukan penyesuaian dan pengembangan tanpa meninggalkan nilai, tradisi, serta karakter pesantren.
Manajemen strategis menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat pengelolaan pesantren, meliputi perumusan visi dan misi, kepemimpinan, perencanaan strategis, pengembangan sumber daya manusia, pengelolaan keuangan dan aset, kurikulum, pembinaan santri, sarana prasarana, serta penjaminan mutu. Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, analitik data, keamanan siber, branding digital, dan manajemen perubahan turut menjadi perhatian dalam menyiapkan pesantren menghadapi dinamika pendidikan dan kehidupan masyarakat.
Kemajuan dan tradisi tidak harus ditempatkan sebagai dua hal yang berlawanan. Nilai dan tradisi yang baik dapat tetap dijaga, sementara perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan dan pengembangan pesantren. Dengan pengelolaan yang terarah dan berlandaskan nilai-nilai Islam, pesantren dapat mempertahankan jati dirinya sekaligus meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola kelembagaan, dan perannya dalam kehidupan masyarakat.
| Detail Buku | |
| ISBN | |
| Penulis Buku |
|
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Aulia Septia Pitri, S.T. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Bunga Elza Ulandari, S. Psi |
| Penerbit | CV. PENERBIT BUKU INDONESIA |
| Kategori | Pendidikan Islam |
| Ukuran | A5 |
| Halaman | 342 |
| Tahun Terbit | 2026 |







Ulasan
Belum ada ulasan.