Buku ini mengangkat nilai-nilai kemanusiaan dan keindahan dalam seni pertunjukan yang lahir dari masyarakat Kolok di Bengkala, Bali. Melalui tari Baris Bebila, buku ini menghadirkan potret bagaimana seni dapat menjadi medium ekspresi diri, penguatan identitas, serta sarana keterlibatan sosial tanpa batasan indra atau suara. Dalam senyapnya, tubuh-tubuh yang menari justru mengungkap makna yang dalam tentang martabat, keberanian, dan kebersamaan.
Bagian pertama membahas kaitan antara seni, budaya, dan inklusivitas dalam masyarakat tradisional. Selanjutnya dijelaskan dasar-dasar pemikiran yang menjadi fondasi pengembangan gagasan artistik dalam tari Baris Bebila. Uraian menyeluruh mengenai konsep kreatif, makna simbolik, dan struktur gerak dari karya ini disampaikan pada bagian berikutnya, diiringi pembahasan mengenai penerapan tari serta pengaruhnya terhadap kehidupan sosial masyarakat.
Bagian akhir buku ini merupakan penutup yang juga menjadi ruang reflektif mengenai pentingnya pendekatan seni yang terbuka dan manusiawi. Seni dipahami sebagai ruang partisipasi bagi siapa saja, tanpa kecuali. Lewat tubuh-tubuh yang menari dalam diam, pesan yang kuat tentang keberagaman, penghormatan, dan keadilan tersampaikan secara estetis dan menyentuh hati.
| Detail Buku | |
| ISBN | 978-634-7359-16-2 |
| Penulis Buku | Prof. Dr. Ida Ayu Trisnawati, SST., M. Si |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Wedya Rahmayuni, S.E |
| Desain Sampul & Tata Letak | Septia Fakhira Risti, S.Ds |
| Penerbit | CV. PENERBIT BUKU INDONESIA |
| Kategori | Kesenian dan Budaya |
| Tahun Terbit | 2025 |







Ulasan
Belum ada ulasan.