Buku ini berisi pemikiran dan perenungan pribadi penulis tentang berbagai alasan mengapa seseorang memilih untuk tidak menerima tugas tambahan, seperti jabatan struktural atau tanggung jawab lain di luar tugas utama. Di bagian awal buku, penulis mengajak pembaca untuk melihat persoalan ini secara jujur dan terbuka, dengan menimbang sisi-sisi kehidupan, tanggung jawab, serta kondisi pribadi yang mungkin berbeda pada setiap orang.
Melalui 17 poin atau argumen, penulis menjelaskan alasan-alasan yang dirasa masuk akal dan manusiawi. Beberapa di antaranya adalah karena ingin fokus mempersiapkan bekal akhirat, merasa belum cukup ilmu dan pengalaman, hingga kekhawatiran terhadap risiko hukum atau tekanan pekerjaan yang berat. Ada juga alasan seperti ingin lebih tenang dalam beribadah, menjaga kesehatan mental, atau menghindari fitnah dan polemik yang makin marak di zaman sekarang. Argumen-argumen tersebut disampaikan dengan gaya bercerita yang lugas dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Pada akhirnya, buku ini tidak bermaksud menggurui, tetapi justru mengajak pembaca untuk berpikir dan merenung. Bahwa menolak tugas tambahan bukan berarti tidak peduli, melainkan bisa menjadi bentuk kejujuran terhadap diri sendiri. Buku ini cocok dibaca oleh siapa saja khususnya para tenaga pendidik atau professional yang sedang mempertimbangkan pilihan hidup atau pekerjaan, agar bisa mengambil keputusan dengan tenang, bijak, dan sesuai dengan hati nurani.
| Detail Buku | |
| ISBN | |
| Penulis Buku | ERWIN |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Umiyatul Azzahra, S.Si |
| Desain Sampul & Tata Letak | Septia Fakhira Risti, S.Ds |
| Penerbit | CV. PENERBIT BUKU INDONESIA |
| Kategori | Motivasi |
| Tahun Terbit | 2025 |







Ulasan
Belum ada ulasan.