Pulau kecil memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, tetapi ruang untuk mengelolanya sangat terbatas. Ketersediaan lahan dan air menjadi persoalan penting, sementara tekanan terhadap lingkungan dan dampak perubahan iklim semakin terasa. Kondisi tersebut membuat pembangunan di pulau kecil perlu memperhitungkan keseimbangan antara kebutuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan keberlangsungan kehidupan masyarakat.
Tanaman tahunan dan agroforestri dapat menjadi bagian penting dari upaya membangun wilayah pulau kecil secara berkelanjutan. Pendekatan berbasis lanskap melihat keterkaitan antara kondisi ekologis, kegiatan ekonomi, kehidupan sosial, dan tata kelola wilayah. Keterkaitan tersebut menjadi dasar untuk membangun sistem yang lebih tangguh dalam menghadapi tekanan lingkungan dan perubahan iklim.
Buku ini memperkenalkan Green Agroforestry Island Development (GAID Model) dan Green Island Development Index (GIDI) untuk memahami kondisi pembangunan hijau di wilayah pulau kecil. Keduanya memperlihatkan keterkaitan antara agroforestri dan pembangunan wilayah serta dapat digunakan untuk melihat berbagai aspek yang berkaitan dengan keberlanjutan pulau kecil.
Ditujukan bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, perencana wilayah, dan pembuat kebijakan, buku ini dapat menjadi referensi untuk memahami pengelolaan sumber daya pulau kecil secara lebih bijaksana. Uraiannya menghubungkan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial agar pembangunan tetap memperhatikan keberlanjutan serta ketahanan wilayah dan masyarakatnya.
| Detail Buku | |
| ISBN | |
| Penulis Buku | Bambang Budi Santoso |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Aulia Septia Pitri, S.T |
| Desain Sampul & Tata Letak | Bunga Elza Ulandari, S. Psi |
| Penerbit | CV. PENERBIT BUKU INDONESIA |
| Kategori | Pertanian dan Kehutanan |
| Ukuran | A5 |
| Halaman | 265 |
| Tahun Terbit | 2026 |







Ulasan
Belum ada ulasan.