Lubang Resap Biopori (LRB) menjadi jawaban sederhana atas berbagai persoalan lingkungan yang kian kompleks, terutama dalam pengelolaan air di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS). Peningkatan risiko banjir, erosi, dan penurunan kualitas tanah menunjukkan bahwa keseimbangan alam mulai terganggu dan membutuhkan perhatian serius. Upaya menjaga lingkungan tidak lagi dapat dilakukan dengan cara-cara konvensional yang terbatas, melainkan memerlukan langkah yang mudah diterapkan namun berdampak luas. Dalam hal ini, LRB hadir sebagai solusi yang mampu membantu mengurangi genangan air sekaligus memperbaiki kondisi tanah secara alami. Pendekatan yang sederhana menjadikan LRB relevan untuk diterapkan dalam berbagai kondisi lingkungan.
Melalui penerapan LRB, terbuka peluang untuk meningkatkan daya serap air sekaligus mengelola sampah organik secara lebih bermanfaat. Langkah-langkah yang dilakukan dapat disesuaikan dengan kondisi wilayah, sehingga memberikan fleksibilitas dalam penerapannya di lapangan. Keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan upaya ini, karena keberlanjutan lingkungan sangat bergantung pada kesadaran bersama. Dengan adanya kolaborasi yang baik, LRB tidak hanya berfungsi sebagai solusi teknis, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan menjaga lingkungan. Pada akhirnya, upaya ini diharapkan mampu mendukung kelestarian ekosistem DAS serta menjaga ketersediaan air bagi kehidupan di masa mendatang.
| Detail Buku | |
| ISBN | |
| Penulis Buku |
|
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Aulia Septia Pitri, S.T. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Bunga Elza Ulandari, S. Psi |
| Penerbit | CV. PENERBIT BUKU INDONESIA |
| Kategori | Lingkungan & Teknik |
| Ukuran | A5 |
| Tahun Terbit | 2026 |







Ulasan
Belum ada ulasan.