, , , , , ,

PERAN ELEKTROENSEFALOGRAFI (EEG) DAN KECERDASAN BUATAN DALAM DIAGNOSIS ASFIKSIA NEONATUS PADA BAYI BARU LAHIR

Rp75.000

- +

Buku ini membahas secara menyeluruh tentang kondisi bayi baru lahir, terutama pada masa awal kehidupannya yang disebut sebagai masa neonatus. Di bagian awal, pembaca akan diperkenalkan pada pengertian neonatus, ciri-ciri bayi yang sehat, serta perubahan fisik dan fungsi tubuh yang terjadi secara alami setelah kelahiran. Pengetahuan dasar ini penting untuk memahami bagaimana tubuh bayi beradaptasi dengan kehidupan di luar rahim.
Selanjutnya, buku ini mengulas lebih dalam mengenai kondisi asfiksia, yaitu gangguan yang bisa terjadi saat bayi kesulitan bernapas saat lahir. Pembahasan mencakup penyebab, dampak jangka pendek dan panjang, serta bagaimana kondisi ini bisa memengaruhi perkembangan berbagai organ tubuh. Buku ini juga menjelaskan bagaimana asfiksia dikenali, ditangani, dan dicegah melalui pendekatan medis serta peralatan yang tersedia.
Yang menarik, buku ini juga menyajikan penggunaan teknologi dalam mendukung pemantauan dan deteksi dini terhadap kondisi bayi, khususnya melalui alat EEG dan sistem digital berbasis kecerdasan buatan. Pembaca akan dikenalkan dengan sistem Neuro-DCcap16 serta konsep pemrosesan sinyal otak untuk membantu mendeteksi masalah sejak dini. Selain itu, skor Apgar juga dijelaskan sebagai alat bantu awal untuk melihat kondisi bayi segera setelah lahir. Buku ini sangat berguna bagi pembaca umum, orang tua, maupun tenaga kesehatan yang ingin memahami lebih dalam tentang kesehatan bayi baru lahir dengan cara yang mudah dipahami.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “PERAN ELEKTROENSEFALOGRAFI (EEG) DAN KECERDASAN BUATAN DALAM DIAGNOSIS ASFIKSIA NEONATUS PADA BAYI BARU LAHIR”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alamat

Statistik

Flag Counter
Keranjang Belanja
Scroll to Top