Buku ini mengulas bagaimana desa wisata pesisir dapat membangun ketahanan (resiliensi) menghadapi dampak abrasi dengan memanfaatkan potensi ekosistem dan ekonomi lokal. Di dalamnya, pembaca akan menemukan konsep-konsep penting mengenai resiliensi ekologi, sosial, dan ekonomi yang menjadi landasan pembangunan berkelanjutan. Buku ini juga mengkaji pentingnya pariwisata sebagai penggerak ekonomi lokal, serta bagaimana desa wisata pesisir dapat berkembang melalui inovasi, kreativitas, dan pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan. Selain itu, buku ini menyarankan strategi berbasis ekowisata, seperti pengelolaan ekosistem mangrove, untuk menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan antara konservasi alam dan kesejahteraan masyarakat.
Selain teori-teori terkait pertumbuhan dan resiliensi, buku ini juga menyoroti penerapan model eco-creative tourism yang dapat menjadi solusi inovatif dalam menghadapi tantangan abrasi di wilayah pesisir. Dalam model ini, wisata berbasis alam tidak hanya mengedepankan aspek konservasi, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal. Dengan mengintegrasikan kreativitas lokal dalam produk kerajinan, kuliner, dan seni, serta meningkatkan infrastruktur yang mendukung desa wisata, buku ini memberikan gambaran lengkap tentang bagaimana desa wisata pesisir dapat tumbuh dan bertahan menghadapi ancaman abrasi, sambil menjaga keberlanjutan sumber daya alam dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
| Detail Buku | |
| ISBN | |
| Penulis Buku |
|
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Madina Chairunnisa, S.Pd |
| Desain Sampul & Tata Letak | Bunga Elza Ulandari, S. Psi |
| Penerbit | CV. PENERBIT BUKU INDONESIA |
| Kategori | Ilmu Lingkungan |
| Tahun Terbit | 2026 |







Ulasan
Belum ada ulasan.