, , , , ,

PERADABAN MADURA Tanpa Madura, Tidak ada Nusantara (Indonesia)

Rp212.000

- +

AWAL TERBENTUKNYA NUSANTARA

Dyah Sangramawijaya mengungsi ke Sumenep Madura, bukan untuk mencari kekuasaan, bukan untuk merebut kembali kerajaan Singosari yang telah dikuasai oleh Jayakatwang, atau bukan untuk mendirikan kerajaan baru. Tidak mungkin dengan sisa kadehan (punggawa) yang hanya sepuluh orang akan merebut Singosari, apa lagi akan mendirikan kerajaan baru.

Tujuannya adalah untuk mencari keselamatan diri dan minta perlindungan kepada Arya Wiraraja, dari kejaran pasukan Jayakatwang.

Atas nasehat serta desakan Arya Wiraraja agar Dyah Sangramawijaya mau takluk dan mengabdi pada Jayakatwang, lalu minta tanah Tarik, pinjam tangan tentara Mongol untuk menyerang Daha.

Dengan strategi Adipati Madura pada akhirnya mampu merebut kekuasaan dengan mendirikan kerajaan baru yakni MAJAPAHIT sebagai cikal bakal NUSANTARA yang kemudian menjadi INDONESIA.

                                                        Detail Buku
ISBN
Penulis Buku Tadjul Arifien R
Editor 1. R. Tg. Bustomi Irwan Kurniadi, S.Pd., M.Pd., M.M.,C.NS.
2. Ariyani, S.Pd., M.M.
3. Hidrochin Sabaruddin UP, S.E.
4. Sumardono, S.Pd
Tim Pengarah 1. H. Achmad Zaini, M.A.
2. Prof. Deni SB Yuherawan, S.H., M.S.
3. Prof. Dr. Drs. Ec. Muh. S
Penyunting UmiyatulAzzahra, S.Si
Desain Sampul & Tata Letak Bunga Elza Ulandari, S. Psi
Penerbit CV. PENERBIT BUKU INDONESIA
Kategori   Sejarah dan Kebudayaan
Ukuran  A5
Halaman 663
Tahun Terbit 2026

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “PERADABAN MADURA Tanpa Madura, Tidak ada Nusantara (Indonesia)”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alamat

Statistik

Flag Counter
Keranjang Belanja
Scroll to Top