Buku ini mengangkat kekayaan budaya lokal Minahasa melalui tarian Maengket, yang bukan hanya sebagai warisan tradisional, tetapi juga sebagai media ekspresi iman dan nilai-nilai keagamaan dalam konteks kehidupan jemaat masa kini. Di tengah arus globalisasi dan perubahan zaman, Maengket hadir sebagai wujud perjumpaan harmonis antara kebudayaan dan kekristenan, memperlihatkan bagaimana seni tari dan musik dapat menjadi sarana pewartaan Injil yang hidup dan bermakna.
Melalui pendekatan teologis dan kultural, buku ini menggali makna mendalam yang terkandung dalam syair, gerak, serta struktur Maengket, yang sejak dahulu telah menjadi bagian dari ritual permohonan, ucapan syukur, dan kebersamaan sosial masyarakat Minahasa. Kini, Maengket dimaknai ulang sebagai bagian dari misi gereja dan pengajaran iman yang kontekstual. Penulis menunjukkan bagaimana tarian ini membangun kesadaran kolektif jemaat terhadap identitas budaya dan spiritual mereka, sekaligus sebagai sarana dialog antar generasi dalam memelihara warisan leluhur.
Ditulis dengan semangat pelestarian budaya dan pemaknaan iman yang mendalam, buku ini menjadi referensi penting bagi pemimpin gereja, akademisi, pelaku seni budaya, dan siapa pun yang peduli akan peran budaya lokal dalam kehidupan religius. Tarian Maengket bukan hanya tentang masa lalu, tetapi tentang masa depan budaya yang diperkaya oleh iman dan pengharapan.
| Detail Buku | |
| ISBN | 978-634-7257-99-4 |
| Penulis Buku |
|
| Editor | Pdt. Dr. Mieke Sendow, M.Pd.K |
| Penyunting | Madina Chairunnisa, S.Pd |
| Desain Sampul & Tata Letak | Septia Fakhira Risti, S.Ds |
| Penerbit | CV. PENERBIT BUKU INDONESIA |
| Kategori | Agama dan Kesenian |
| Tahun Terbit | 2025 |







Ulasan
Belum ada ulasan.